Tunas Akara
Kembali ke Blog

Pemulihan Data dengan ddrescue: Salin Disk Lebih Dahulu

Salin isi disk dengan ddrescue sebelum mencoba pemulihan. Pahami catatan sektor, ruang penyimpanan, dan kapan perlu lab.

oleh RayhanDiperbarui 6 menit baca

Untuk Tim Teknis

data-recoveryddrescuestoragelinux
Pemulihan Data dengan ddrescue: Salin Disk Lebih Dahulu
Daftar isi

Saat data hilang dari disk yang bermasalah, hindari mengubah media asli. Buat salinan isi disk per sektor (image) jika kondisi perangkat masih memungkinkan, lalu lakukan pemulihan pada salinan kerja. GNU ddrescue membantu mencatat bagian yang berhasil dibaca. Untuk perangkat yang menunjukkan kerusakan fisik atau menyimpan data tak tergantikan, pertimbangkan pemeriksaan lab lebih awal.

Mengapa pembacaan media bermasalah perlu dibatasi

Perangkat bermasalah dapat memburuk saat dipakai, tetapi tidak setiap pembacaan menggores piringan disk. Kerusakan kepala baca atau media tertentu dapat menyebabkan kontak fisik; pengendali penyimpanan kilat juga bisa berhenti bekerja tanpa peringatan. Bila ada tanda kerusakan fisik, hentikan percobaan dan pertimbangkan lab.

Untuk perangkat yang masih layak disalin, kurangi pembacaan berulang dan simpan mapfile. Jumlah percobaan yang aman tidak diketahui, sehingga percobaan ulang perlu dibatasi dan dihentikan bila kondisi memburuk.

Pemindaian pemulihan berkas langsung pada media yang bermasalah dapat memperbanyak pembacaan di area yang sulit dibaca. File carving, yaitu pencarian berkas dari pola isi sektor, bahkan bisa memerlukan pemindaian berulang. Dahulukan pembuatan image: salinan per sektor yang mengambil bagian mudah dibaca terlebih dahulu, lalu menangani bagian bermasalah dengan percobaan terbatas.

ddrescue dan mapfile

GNU ddrescue adalah alat yang umum digunakan untuk pekerjaan ini. Perintahnya pendek:

ddrescue -n /dev/sdX drive.img drive.map      # fast pass: lewati area rusak
ddrescue -r3 /dev/sdX drive.img drive.map     # retry pass: 3 percobaan di celahnya

Strateginya perlu dipahami sebelum menjalankan perintah. Tahap awal, fast pass (-n), mengambil bagian yang mudah dibaca dan melewati area bermasalah. Pada disk yang sebagian besar masih terbaca, tahap ini mengamankan sebagian besar data tanpa terlalu lama mencoba sektor yang sulit.

Setelah tahap awal selesai, retry pass (-r3) mencoba kembali area yang belum tersalin, dengan batas tiga kali percobaan ulang. Batas ini bukan jaminan aman untuk semua kerusakan. Pantau kondisi perangkat dan hentikan jika memburuk; data yang mudah dibaca sudah tersimpan lebih dahulu.

Mapfile, berkas catatan status pembacaan tiap wilayah disk, perlu disimpan bersama image. Catatan ini menunjukkan bagian yang berhasil disalin, dilewati, atau tidak terbaca, serta mendukung dua kebutuhan penting:

  • Bisa dilanjutkan. Jika listrik padam, disk berhenti merespons, atau penghubung USB terputus, gunakan kembali perintah dan mapfile yang sama. ddrescue melanjutkan berdasarkan catatan yang sudah ada sehingga bagian yang tersalin tidak perlu dibaca ulang. Pembuatan salinan disk besar dapat dilakukan dalam beberapa sesi.
  • Bisa diaudit. Catatan sektor menjelaskan cakupan salinan dan bagian yang tidak terbaca. Misalnya, laporan dapat menyatakan bahwa 99,7% media tersalin, menyebutkan 12 MB yang tidak terbaca, dan menunjukkan rentangnya. Ini merupakan contoh format pelaporan, bukan ukuran keberhasilan yang dijanjikan.
Memuat diagram…

Salinan lengkap belum menjamin berkas pulih

Salinan yang selesai 100% menandakan seluruh sektor berhasil dibaca, bukan seluruh berkas berhasil dipulihkan. Jika sistem berkas (filesystem) rusak, salinannya tetap membawa kerusakan itu. Tabel partisi atau tabel berkas dapat hilang, sementara potongan berkas tersebar tanpa metadata yang menjelaskan urutannya.

Tahap berikutnya adalah memperbaiki struktur sistem berkas atau mencari isi berkas dari sektor mentah jika strukturnya tidak dapat digunakan. Kemampuan carving memiliki batas yang perlu dijelaskan sebelum menjanjikan hasil. Batas tersebut saya bahas dalam kemampuan dan keterbatasan PhotoRec untuk NTFS.

Dengan salinan yang sudah dibuat, percobaan perbaikan tidak lagi membebani media asli. Alat perbaikan sistem berkas dapat mengubah struktur data, sedangkan pemindaian carving mungkin berjalan berhari-hari.

Jika satu pendekatan gagal, coba alat lain pada salinan kerja yang baru. Simpan image awal tanpa perubahan dan gunakan duplikatnya untuk setiap percobaan. Ruang penyimpanan tambahan menjaga Anda tetap memiliki titik awal yang utuh.

Daftar pemeriksaan praktisnya

  • Ruang penyimpanan: ukuran salinan mengikuti kapasitas media, bukan jumlah berkas. Disk 4 TB yang hampir kosong tetap memerlukan image 4 TB. Siapkan ruang untuk salinan awal dan satu salinan kerja.
  • Cegah penulisan ke media asli. Jangan memasang disk dalam mode baca-tulis (read-write). Pemasangan otomatis dapat memicu perubahan jurnal dan metadata. Perangkat write-blocker mencegah penulisan secara fisik; jika tidak tersedia, nonaktifkan pemasangan otomatis dan terapkan mode hanya-baca (read-only) secara ketat.
  • Lanjutkan dari salinan. Simpan mapfile bersamanya. Rentang yang tidak terbaca membantu membedakan data yang tidak berhasil diambil dari media dengan keterbatasan alat pemulihan.

Kapan berhenti dan kirim ke lab

Pembuatan salinan melalui perangkat lunak memiliki batas. Bunyi klik, dengung, atau putaran disk yang berulang naik-turun dapat menandakan masalah mekanis. Hentikan pemakaian jika gejala itu muncul. Disk yang jatuh, terendam, atau terbakar perlu diperiksa laboratorium pemulihan dengan fasilitas yang sesuai, termasuk ruang bersih (cleanroom) bila diperlukan.

Jika kecepatan baca turun hingga beberapa byte per detik dan jumlah kesalahan terus bertambah, hentikan percobaan dan evaluasi kondisi disk. Laboratorium dengan kemampuan menangani kepala baca dan permukaan disk mungkin dapat melanjutkan pemulihan, tetapi hasilnya bergantung pada kerusakan yang sudah terjadi. Semakin penting datanya, semakin awal keputusan untuk menyerahkannya perlu dibuat.

Urutan kerja yang perlu dijaga

Buat salinan per sektor dengan ddrescue dan simpan mapfile: ambil bagian yang mudah dibaca terlebih dahulu, lalu batasi percobaan pada bagian yang sulit. Perlakukan media asli sebagai sumber yang harus dijaga, dalam mode hanya-baca dan dengan waktu pemakaian sesingkat mungkin.

Siapkan penyimpanan sebesar kapasitas penuh media beserta salinan kerja. Setelah penyalinan, lanjutkan pemeriksaan sistem berkas pada duplikat tersebut. Bila terdapat indikasi kerusakan fisik, dahulukan penilaian laboratorium agar percobaan pemulihan tidak menambah kerusakan.

Artikel Terkait

Ceritakan kendala operasional Anda agar kita dapat membahas langkah yang sesuai.

Bagikan artikel
Diskusi Awal Gratis