Tunas Akara
Kembali ke Portofolio
Pantau Analitik — Prototipe Analisis CCTV

Pantau Analitik — Prototipe Analisis CCTV

Tahun: 2026Peran: Perancang Sistem / Pengembang Prototipeiot

Prototipe/rancangan: jumlah pengunjung, kondisi parkir, dan indikasi kejadian untuk pemeriksaan petugas. Hasil belum menjadi bukti operasional.

Teknologi

PythonRTSPONNX RuntimeByteTrackPostgreSQLREST API

Pantau Analitik — Prototipe Analisis CCTV

Pantau Analitik masih berupa prototipe dan rancangan pengembangan. Tujuannya membantu petugas memeriksa kejadian serta memberi ringkasan aktivitas dari CCTV. Modul dipilih berdasarkan kebutuhan pintu masuk, parkir, atau area kerja, lalu diuji pada kamera lokasi.

Statusnya berbeda dari Pantau untuk manajemen CCTV, yang sudah dipakai dalam operasional. Contoh layar, kotak deteksi, dan angka pada materi presentasi analitik adalah ilustrasi atau data demo. Materi tersebut belum membuktikan akurasi, kapasitas, atau hasil penerapan di lokasi klien.

Masalah yang ingin ditangani

Petugas tidak selalu dapat memperhatikan semua layar sekaligus. Di sisi lain, pengelola membutuhkan ringkasan jam ramai, kondisi parkir, atau kejadian yang perlu diperiksa. Analitik dirancang untuk membantu memilih bagian video yang relevan dan menyusun catatan, sementara petugas tetap menilai konteksnya.

Cakupan rancangan

KebutuhanModul yang dapat dibahasPemeriksaan sebelum penerapan
Jam ramai dan kapasitas areaPenghitungan pergerakan masuk/keluar dan perkiraan jumlah orangJalur masuk, objek yang tertutup, serta perbandingan dengan hitungan manual
Kondisi parkirPenghitungan kendaraan, petak kosong, dan durasi parkirSudut kamera, penempatan petak, serta kendaraan yang saling menutupi
Penelusuran kendaraanPembacaan pelat nomor dengan waktu dan lokasiUkuran pelat pada gambar, kecepatan kendaraan, dan pencahayaan
Keselamatan kerjaIndikasi penggunaan helm/rompi atau orang jatuhKejelasan objek, peringatan keliru, serta prosedur pemeriksaan petugas
Area terbatasIndikasi aktivitas pada zona yang ditentukanBatas area, jadwal, dan pihak yang menerima peringatan

Tabel ini menjelaskan lingkup yang dirancang, bukan daftar fitur yang sudah dipakai di seluruh lokasi. Penghitungan pergerakan juga tidak sama dengan mengenali pengunjung unik. Seseorang yang melewati garis beberapa kali dapat dihitung beberapa kali.

Alur pemeriksaan kejadian

Rancangan alurnya adalah kamera → analisis → angka atau indikasi → pemeriksaan foto dan potongan rekaman → tindakan petugas. Deteksi berulang perlu digabungkan agar satu kejadian tidak menghasilkan peringatan pada setiap gambar video.

Indikasi orang jatuh memerlukan pemeriksaan manusia. Sistem ini tidak dijelaskan sebagai pengganti petugas, alat diagnosis, atau jaminan bahwa semua kejadian keselamatan terdeteksi.

Kamera, perangkat, dan data

Kecocokan CCTV lama diperiksa melalui contoh video, akses perangkat, dan dokumentasi perekam. Sudut, jarak, pencahayaan, serta ukuran objek memengaruhi hasil. Kebutuhan helm atau rompi tidak otomatis membuktikan kamera yang sama mampu membaca pelat nomor atau objek kecil.

Rancangan mengutamakan pemrosesan di lokasi dan tidak memakai pengenalan wajah. Hak akses, lama penyimpanan, pengiriman bukti, serta kebutuhan internet untuk notifikasi ditentukan dalam lingkup proyek. Pemilihan model juga perlu meninjau lisensi kode dan bobot model untuk penggunaan komersial.

Mulai dari satu kebutuhan yang dapat diuji

Pilih satu titik dan satu hasil yang ingin diperiksa, misalnya hitungan masuk di pintu utama. Bandingkan hasil dengan catatan manual pada kondisi sepi dan ramai. Catat kejadian yang terlewat, peringatan keliru, serta beban perangkat sebelum memperluas cakupan.

Panduan penerapan kamera deteksi APD membahas penempatan kamera dan pengujian keselamatan. Untuk penilaian awal, ceritakan kebutuhan analitik CCTV Anda. Diskusi awal gratis selama 15 menit; pengujian dan lingkup prototipe dibahas sesuai kebutuhan.